Showing posts with label all about sumenep. Show all posts
Showing posts with label all about sumenep. Show all posts

Listrik dari Gelombang Laut Menjanjikan

May 25, 2011 Add Comment
Gelombang laut dan bandul lonceng menjadi inspirasi Zamrisyaf. Periset pada Divisi Penelitian dan Pengembangan PT PLN (Persero) ini merancang pembangkit listrik dengan energi gelombang laut yang menggerakkan bandul, kemudian diubah menjadi energi penggerak roda gila dan turbin listrik.
"Teknologi ini sudah mendapatkan hak paten dan siap dikomersialkan," kata Zamrisyaf, Kamis (19/5/2011) di Jakarta. Zamrisyaf mendaftarkan teknologi pembangkit listrik tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB) untuk mendapatkan paten sejak tahun 2002.
Awalnya, Zamrisyaf menekuni bidang pembangkit listrik mikrohidro. Kemudian, suatu perjalanan dengan kapal mendatangkan inspirasi baginya untuk merancang PLTGL-SB. Pada perjalanan itu, kapal diterpa badai dengan gelombang laut tinggi. Kapal berayun-ayun. Lonceng kapal pun berdentang. Zamrisyaf menyimak rumah lonceng beradu dengan bandulannya.
"Gelombang laut memiliki energi yang diteruskan bandulan lonceng. Bandulan lonceng menghasilkan energi bunyi, tetapi bandulan pada PLTGL-SB rancangan saya menghasilkan listrik," kata Zamrisyaf. Ia mengutip hukum kekekalan energi bahwa energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi diubah.
Zamrisyaf mengubah energi gelombang laut menjadi energi listrik melalui perantara energi gerak bandulan yang menjadi penggerak roda gila. Pada akhirnya, roda gila menggerakkan turbin atau dinamo yang berputar dan menghasilkan listrik. 

Penyakit Kronis Jadi Pembunuh Utama

April 27, 2011 Add Comment


Penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker dan diabetes, merupakan penyakit yang menjadi pembunuh utama di dunia sekarang ini, menurut badan kesehatan dunia (WHO).
Dalam laporan The Global Status disebutkan penyakit tidak menular telah menyebabkan 36 juta kematian secara global di tahun 2008. Sekitar 80 persen kematian tersebut terjadi di negara miskin dan berkembang.
Dalam laporan tersebut juga dinyatakan penyakit tidak menular kini menjadi menjadi ancaman utama kesehatan mengalahkan penyakit menular seperti malaria, tuberkulosis dan HIV.
"Penyakit tidak menular kini menjadi tantangan terbesar. Untuk beberapa negara tidak berlebihan jika situasi ini adalah sebuah bencana untuk kesehatan, sosial dan terutama ekonomi negara," kata Dr.Margaret Chan, direktur WHO.
Ia menambahkan, penyakit tidak menular memberikan pukulan yang sangat telak pada program pembangunan. "Hal ini menghabiskan pendapatan nasional hingga miliaran dolar dan membuat orang makin terdorong ke dalam kemiskinan," katanya.
WHO juga menjelaskan sebenarnya penyakit tidak menular bisa dicegah bila pejabat pemerintahan mau menerapkan kebijakan untuk mengampanyekan pola makan sehat dan memperketat aturan mengenai pemasaran tembakau.klik disini!!info lebih lanjut

sumber :http://health.kompas.com/index.php/read/2011/04/27/17074154/Penyakit.Kronis.Jadi.Pembunuh.Utama

Ada Retina Buatan dari Jepang

April 12, 2011 Add Comment
.
Peneliti dari Jepang berhasil membuat retina dari sel induk embrio tikus. Menurut para peneliti di RIKEN Center for Developmental Biology, Kobe, Jepang, retina merupakan jaringan biologis terumit yang pernah mereka buat.
Jaringan yang dikembangkan tidak sekadar retina, tetapi lengkap dengan cawan optik, organ dua lapis yang terdiri dari retina dan lapisan luar sel berpigmen yang menyediakan nutrisi dan menyokong retina serta sel yang sensitif terhadap cahaya. Sel yang terakhir disebut mengirimkan informasi ke otak.
Pada saat pembuatan, ilmuwan sel induk embrio dalam campuran nutrisi dan protein. Sel itu berkembang menjadi sel retina. Awalnya, sel hanya berkembang menjadi rangkaian sel awal retina, tetapi kemudian perlahan berkembang menjadi cawan optik lengkap. Hal tersebut terjadi pada perkembangan embrio secara natural.
Ilmuwan masih belum dapat memastikan apakah retina buatan ini dapat mengirimkan informasi yang benar ke otak tikus. "Hal inilah yang akan kami teliti selanjutnya," kata peneliti. Jika tak ada masalah, ilmuwan akan beralih ke pembuatan retina manusia dari sel induk dari manusia pula.
Apabila uji coba pada manusia berhasil, artinya tersedia retina yang aman untuk ditransplantasi ke manusia. "Penyembuhan bagi banyak jenis kebutaan," ilmuwan menjelaskan. Meski demikian, masih butuh waktu beberapa tahun. 

Benarkah Ada Puber Kedua?Ada Gk Yaaa???

April 12, 2011 Add Comment



Perubahan sikap dan perilaku seorang pria dewasa yang mulai memasuki usia paruh baya sering dikaitkan dengan masa puber kedua. Benarkah dalam rentang hidupnya seorang lelaki mengalami dua kali masa puber?
Pubertas adalah masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis. Secara fisik, hal ini terkait dengan kematangan seksual. Sementara itu, pada orang dewasa, istilah puber kedua lebih dikatikan dengan perkembangan psikologis.
"Biasanya di usia ini mulai mengalami penurunan hormon sehingga takut menjadi tua. Akibatnya mereka jadi lebih memperhatikan penampilannya, mungkin mirip dengan perilaku remaja berusia 17-20 tahun," kata dr.Aditya Suryansyah, Sp.A di sela peluncuran buku Panik Saat Puber? Say No, di Jakarta, Rabu (6/4/2011).
Keengganan memasuki masa tua ini juga memunculkan perilaku yang berkaitan dengan sikap romantisme dan minat psikoseksual kepada lawan jenis. Meski demikian, dari sisi medis, sebenarnya tidak ada masa puber kedua.

Pengaruh Sunat pada Hubungan Seks Hebat Sekali

April 12, 2011 Add Comment
TANYA :
Dok, saya ingin bertanya tentang sunat. Saya bingung dengan proses disunat, bagian kulit mana yang dipotong? Apakah setelah disunat akan dijahit? Saya sendiri tidak disunat dan akan segera menikah. Apakah kondisi tidak disunat pada penis saya akan berpengaruh terhadap hubungan seks nantinya? Thanks sebelumnya, dok....
Agus 24, Jakarta

JAWAB :
Pada tindakan sunat, yang dipotong adalah kulit penutup bagian kepala penis (preputium). Tentu saja setelah dipotong, area itu akan dijahit kembali. Dari sudut kesehatan, ada hal yang harus diperhatikan mengenai preputium, yaitu apakah preputium dapat dibuka atau ditarik ke belakang atau tidak.
Kalau preputium dapat ditarik ke belakang sehingga bagian kepala penis kelihatan, keadaan ini dianggap sehat karena bagian kepala penis dan bagian dalam preputium dapat dibersihkan.
Sebaliknya, kalau preputium tidak dapat dibuka atau ditarik ke belakang, berarti bagian dalamnya dan bagian kepala penis tidak dapat dibersihkan. Dalam keadaan demikian, akan terjadi penumpukan bahan yang dikeluarkan oleh kelenjar, yang disebut smegma. Akibatnya, mudah terjadi infeksi. Dalam waktu lama, hal tersebut dapat menimbulkan kanker penis. Oleh karena itu, sunat harus dilakukan dalam keadaan demikian.
Namun, tidak ada hal ilmiah yang menunjukkan bahwa sunat atau tidak sunat berpengaruh terhadap fungsi seksual. Jadi, tidak sunat pun tidak berpengaruh terhadap hubungan seksual.

Kekuatan Tersembunyi Rambut,,APAKAH ITU???

April 12, 2011 Add Comment



 Kendati fungsi utama rambut adalah untuk mencegah hilangnya panas dari kepala tetapi setiap helainya begitu berharga sehingga orang rela mengeluarkan banyak uang untuk membuatnya tetap indah. Rambut kini telah menjadi bagian dari pencitraan.
Dalam sejarah, rambut melambangkan kelas sosial, keyakinan agama dan bagian dari pemberontakan anak pada orangtuanya. Dalam dunia dongeng, rambut punya peran tersendiri. Sebut saja Samson yang menggunakan rambut untuk menyimpan kekuatannya atau Rapunzel yang menggunakan rambutnya sebagai tangga bagi sang Pangeran menaiki menara tempatnya di kurung.
Seperti sel kulit, rambut tumbuh dan rontok secara teratur. Rambut terdiri dari keratin, yaitu sejenis protein yang sama dengan yang membentuk kuku dan lapisan luar kulit. Walaupun terlihat lemah, namun sebenarnya rambut menyimpan kekuatan dan kemampuan tak terduga.
1. Membersihkan tumpahan minyak
Tahun 2007 ketika terjadi tumpahan minyak di teluk San Francisco, para relawan pecinta lingkungan menggunakan semacam lap yang terbuat dari rambut manusia untuk membersihkan pantai. Rambut ternyata menyerap minyak dari air dan bekerja seperti spons alami.
2. Sebagai bahan pembuat saus kedelai
The Internet Journal of Toxicology melaporkan sebuah perusahaan di China yakni Hongshuai Soy Sauce menjual produk mereka yang diklaim menggunakan teknologi bioengineering termutakhir. Dengan harga lebih mudah dari pesaingnya, saus kedelai tersebut menjadi produk yang laris di China.
Ternyata ketika diselidiki diketahui perusahaan itu tidak menggunakan asam amino yang berasal dari kedelai dan gandum, tetapi asam amino yang berasal dari rambut manusia yang dikumpulkan dari salon-salon.
3. Pajak janggut
Peter the Great termasuk dalam salah satu Kaisar Rusia yang tersohor. Karena ia ingin penduduk di kekaisarannya meniru gaya orang Barat, ia memerintahkan semua untuk mengadopsi gaya fashion ala Barat dan para pria diwajibkan memiliki janggut yang bersih.
Jika ada pria yang menolak mencukur janggutnya maka ia akan dikenai pajak sebesar 100 rubel. Raja Hendry VIII menerapkan pajak serupa ketika memerintah.
4. Orang Berambut merah mungkin Alien Ada suatu teori konspirasi yang menyebutkan orang-orang berambut merah adalah hasil perkawinan alien dengan manusia. Makanya kebanyakan raja dan ratu di Eropa memiliki rambut merah dan lebih bijaksana.
Walaupun terdengar tak masuk akal, namun ternyata wanita yang memiliki rambut merah lebih sering mengalami perdarahan. Karena itu dokter melakukan persiapan persalinan yang lebih kompleks untuk mereka. Jumlah helaian rambut pada kelompok orang berambut merah juga lebih sedikit, yakni 90.000 helai, dibanding orang yang berambut pirang atau cokelat yang memiliki 140.000 helai.
5. Rambut manusia pernah dipakai sebagai perhiasan
Para era Victoria, banyak wanita yang menggunakan perhiasan yang dibuat dari rambut orang yang mereka kasihi dan sudah meninggal. Karena pada masa itu belum jamak lembaran foto maka rambut abu-abu nenek mereka menjadi perhiasan yang populer.
Kemudian lama kelamaan berkembang seni rambut dan menjadi bagian dari fashion. Walau terdengar tidak wajar, tapi sampai sekarang ada beberapa situs yang menjual seni rambut antik, bahkan rambut yang diklaim milik orang-orang terkenal.

http://health.kompas.com/read/2011/04/12/14303569/Kekuatan.Tersembunyi.Rambut 

Alami 6 Bencana Dahsyat Saat Bulan Madu

April 08, 2011 Add Comment
STOCKHOLM, KOMPAS.com — Entah apa namanya, kemalangan, absurditas, atau kebetulan semata yang dialami pasangan pengantin baru ini. Bayangkan, dalam empat bulan masa bulan madunya, mereka enam kali mengalami bencana alam mengerikan, dari banjir bandang di Australia, gempa di Christchurch di Selandia Baru, hingga tsunami di Jepang.
Pasangan asal Swedia yang baru menikah itu, Stefan dan Erika Svanstrom, meninggalkan Stockholm pada tanggal 6 Desember tahun lalu dan segera terjebak di Munich, Jerman, dalam salah satu badai salju terburuk di Eropa. Dari Jerman, pasangan yang bepergian dengan bayi perempuan mereka itu terbang ke Cairns di Australia yang kemudian dilanda salah satu badai paling ganas dalam sejarah bangsa itu. Di sana, pasangan yang berusia 20-an tahun tersebut terpaksa berlindung selama 24 jam di lantai dasar sebuah pusat perbelanjaan bersama 2.500 orang lainnya. "Pohon-pohon melintang dan cabang-cabang besar berserakan di jalan-jalan," kata Svanstrom kepada harian Swedia, Expressen. "Kami nyaris tertimpa bencana."
Mereka lalu mengarah ke selatan ke Brisbane, tetapi kota itu mengalami banjir besar. Oleh karenanya, mereka melintasi negara itu ke Perth, tempat mereka lolos dari amukan kebakaran hutan.
Pasangan itu kemudian terbang ke Christchurch, Selandia Baru, dan mereka tiba sesaat setelah gempa berkekuatan 6,3 menghancurkan kota itu pada tanggal 22 Februari. Nyonya Svanstrom berkata, "Ketika kami datang, seluruh kota seperti zona perang. Kami tidak bisa mengunjungi kota karena benar-benar diblokade. Sebagai gantinya, kami berkeliling sebelum pergi ke Jepang."
Namun, beberapa hari setelah keluarga Svanstrom tiba di Jepang, Tokyo diguncang gempa terbesar dalam sejarah Jepang. "Guncangannya sangat mengerikan dan kami melihat genteng beterbang dari atap bangunan," kata Svantrom sebagaimana dikutip The Telegraph. "Rasanya bangunan-bangunan berayun maju-mundur."
Keluarga itu kembali ke Stockholm pada tanggal 29 Maret setelah sebuah kunjungan yang lebih tenang di China dan merupakan tujuan terakhir mereka.
Svanstrom, yang juga selamat dari tsunami dahsyat di Asia Tenggara pada tahun 2004, mengatakan bahwa meski mengalami semua itu, pernikahan mereka tetap kokoh. "Saya tahu perkawinan harus melewati sejumlah rintangan. Namun, saya pikir, kami telah melalui sebagian besar dari rintangan itu. Kami sudah mengalami sejumlah bencana, tetapi hal terpenting adalah bahwa kami tetap bersama-sama dan bahagia."
Nyonya Svanstrom menambahkan, "Kalau mengatakan kami tidak beruntung dengan cuaca, rasanya tidak cukup. Sangat absurd rasanya menyadari bahwa sekarang kami hanya bisa tertawa!"

Berhentilah Sekolah Sebelum Terlambat!

April 08, 2011 Add Comment
KOMPAS.com - Jika orientasi pendidikan adalah untuk mencetak tenaga kerja guna kepentingan industri dan membentuk mentalitas pegawai, --katakanlah hingga dua dekade ke depan--, yang akan dihasilkan adalah jutaan calon penganggur. Sekarang saja ada sekitar 750.000 lulusan program diploma dan sarjana yang menganggur.
Jumlah penganggur itu akan makin membengkak jika ditambah jutaan siswa putus sekolah dari tingkat SD hingga SLTA. Tercatat, sejak 2002, jumlah mereka yang putus sekolah itu rata- rata lebih dari 1,5 juta siswa setiap tahun.
Dalam "kalimat lain", ada sekitar 50 juta anak Indonesia yang tak mendapatkan layanan pendidikan di jenjangnya. Jadi, untuk apa sebenarnya generasi baru bangsa bersekolah hingga ke perguruan tinggi?
Jika jawabannya agar mereka bisa jadi pegawai, fakta yang ada sekarang menunjukkan orientasi tersebut keliru. Dari sekitar 105 juta tenaga kerja yang sekarang bekerja, lebih dari 55 juta pegawai adalah lulusan SD! Pemilik diploma hanya sekitar 3 juta orang dan sarjana sekitar 5 juta orang. Jika sebagian besar lapangan kerja hanya tersedia untuk lulusan SD, lalu untuk apa anak-anak kita harus buang-buang waktu dan uang demi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi?
Sir Ken Robinson, profesor pakar pendidikan dan kreativitas dari Inggris, dalam orasi-orasinya, yang menyentakkan ironisme: menggambarkan betapa sekarang ini sudah terjadi inflasi gelar akademis sehingga ketersediaannya melampaui tingkat kebutuhan. Akibatnya, nilainya di dunia kerja semakin merosot.
Lebih dari itu, ia menilai sekolah-sekolah hanya membunuh kreativitas para siswa. Maka, harus dilakukan revolusi di bidang pendidikan yang lebih mengutamakan pembangunan kreativitas.
Paul Krugman, kolumnis The New York Times yang disegani, dalam tulisannya pada 6 Maret 2011, menegaskan fakta-fakta di Amerika Serikat bahwa posisi golongan kerah putih di level menengah— yang selama beberapa dekade dikuasai para sarjana dan bergaji tinggi--, kini digantikan peranti lunak komputer. Lowongan kerja untuk level ini tidak tumbuh, malah terus menciut. Sebaliknya, lapangan kerja untuk yang bergaji rendah, dengan jenis kerja manual yang belum bisa digantikan komputer, seperti para petugas pengantaran dan kebersihan, terus tumbuh.
Kreativitas dan imajinasi
Fakta lokal dan kondisi global tersebut harus segera diantisipasi oleh para pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Persepsi kultural dan sosial yang mengangankan bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan semakin mudah mendapatkan pekerjaan adalah mimpi di siang bolong!
Namun, jika orientasi masyarakat tetap untuk "jadi pegawai", yang harus difasilitasi adalah sekolah-sekolah dan pelatihan-pelatihan murah dan singkat. Misalnya untuk menempati posisi operator, baik yang manual seperti pekerjaan di bidang konstruksi, manufaktur, transportasi, pertanian, ataupun yang berbasis komputer di perkantoran.
Untuk itu, tak perlu embel-embel (sekolah) "bertaraf internasional" yang menggelikan itu karena komputer sudah dibuat dengan standar internasional. Akan tetapi, kualitas peradaban sebuah bangsa tak cukup hanya ditopang oleh para operator di lapangan. Mutlak perlu dilahirkan para kreator yang kaya imajinasi. Oleh karena itu, seluruh potensi kecerdasan anak bangsa harus dibangun secara lebih serius yang hanya bisa dicapai jika rangsangannya diberikan sejak usia dini.
Maka, diperlukan metode pengajaran yang tak hanya membangun kecerdasan visual-auditori-kinestetik, juga kreativitas dan kemandirian. Kata kuncinya adalah "kreativitas" dan "imajinasi"; dua hal yang belum akan tergantikan oleh komputer secerdas apa pun!
Zaman terus berubah. Sistem pendidikan dan paradigma usang harus diganti dengan yang baru. Era teknologi analog sudah ketinggalan zaman. Kini kita sudah memasuki era digital. Itu artinya, konsep tentang ruang dan waktu pun berubah.
Hal-hal yang tadinya dikerjakan dalam waktu panjang, dengan biaya tinggi, dan banyak pekerja, jadi lebih ringkas. Maka, tujuan paling mendasar dari suatu sistem pendidikan baru harus bisa membangun semangat "cinta belajar" pada semua peserta didik sejak awal. Dengan spirit dan mentalitas "cinta belajar", apa pun yang akan dihadapi pada masa depan, mereka akan bisa bertahan untuk beradaptasi, menguasai, dan mengubahnya.
Membangun semangat "cinta belajar" tak perlu harus ke perguruan tinggi. Kini seluruh ilmu pengetahuan sudah tersedia secara digital, bisa diakses melalui komputer di warnet ataupun melalui telepon genggam. Jadi, cukup berikan kemampuan menggunakan komputer, mencari sumber informasi yang dibutuhkan di internet, dan bahasa Inggris secukupnya karena di dunia maya tersedia mesin penerjemah aneka bahasa yang instan.
Anak-anak cukup sekolah 12 tahun saja (mulai dari pendidikan anak usia dini, PAUD)! Mereka tidak usah jadi pegawai. Dunia kreatif yang bernilai tinggi tersedia untuk mereka, sepanjang manusia masih ada.

The 3 House, Nuansa Hijau di Antara Hutan Beton

April 08, 2011 Add Comment
KOMPAS.com - Lelah dan penat akibat sibuk bekerja saban hari kita alami. Apalagi ditambah urusan kemacetan di Jakarta, rasanya semakin menambah kuantitas rasa penat itu sendiri. Beristirahat di tempat yang hijau dan segar sangat disarankan, selain melepas urat syaraf yang tegang juga sejenak memanjakan alat indera. Adalah The 3 House di Kuningan Village Jakarta, bistro and bar yang menawarkan suasana hijau dan segar. Tempat yang tepat untuk "melarikan diri" dari rasa penat.
The 3 House di Kuningan Village, sebuah kafe resto yang menawarkan konsep penghijauan dalam interiornya. Menurut Christina A. Tyas, Humas PT. Kuningan Elok, kecintaan sang pemilik Kuningan Village akan tanaman dan penghijauan yang mengilhami berdirinya The 3 House. "Dari namanya saja The 3 House, angka 3 itu sebenarnya dalam pengucapannya tree, yang dalam bahasa Indonesia berarti pohon," katanya.
Tak sekedar mengusung konsep hijau, kafe resto seluas 1.700 meter persegi ini ditata dengan 20 jenis tanaman di ruang outdoornya. Pohon dan tanaman hidup yang tertata apik ini seperti Pohon Kelapa, Pohon Pisang, Pohon Kamboja, Bougenville, Sirih Gading, Pucuk Merah, juga Alang-alang.
Bukan hanya tanaman dan pepohonan, untuk lantainya digunakan kayu bantalan kereta yang ditata dengan rapi. Konsep hijau tak sebatas pada interior yang didominasi tanaman saja. Pemilik Kuningan Village juga memakai lampu hemat energi jenis T5 di seluruh area kafe. Pindah ke bagian indoor, memang tidak didesain dengan tanaman hidup seperti ruangan outdoor. Miniatur pohon terletak di bagian bar, ditambah penataan kursi rotan dengan bantalan berwarna hijau.
Mulai dibangun pada tahun 2010, The 3 House memang didesain menghadirkan nuansa hijau di antara gedung-gedung bertingkat di sekelilingnya. "Sengaja didesain dengan ruang terbuka dan konsep hijau karena ingin memanjakan konsumen. Seperti diketahui, di kawasan Kuningan ini cukup  padat dengan gedung-gedung bertingkat. Kami disini menawarkan yang hijau di tengah-tengah pusat kota," kata Christine.

Meredam Panas dengan Atap Ijuk

April 08, 2011 Add Comment
KOMPAS.com - Panasnya udara Jakarta terkadang terasa menyengat bahkan saat di dalam ruangan. Untuk meredam hawa panas di dalam ruang, penambahan pemakaian ijuk di atap bisa menjadi solusinya.
Ijuk merupakan serat alam yang istimewa, berupa serabut berwarna hitam dan liat, yang terdapat pada bagian pangkal dan pelepah daun Pohon Aren. Ijuk memiliki sifat lentur dan tidak mudah rapuh. Keistimewaan ini dimanfaatkan pemilik The 3 House di Kuningan Village untuk menghadirkan ruangan yang sejuk lewat pemasangan ijuk di atap.
Atap di ruangan indoor The 3 House tidak murni dengan ijuk. Atap tetap menggunakan rangka besi, baru ditutup dengan ijuk. Tak cukup dengan ijuk, kemudian ditambah dengan tanaman merambat yang dibiarkan tumbuh alami di atap. Di bagian ujung, dimana berbatasan dengan bangunan lain, ditanam tanaman Pucuk Merah. Hasilnya, di dalam ruangan jadi terasa dingin dan segar.

Bangkai Kapal Perang Belanda ditemukan di Sumenep

March 26, 2011 Add Comment

Taman Adipura Kota Sumenep Madura Mirip Simbol Yahudi

November 30, 2010 Add Comment
Hiasan di seputaran Taman Adipura kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, diprotes warga. Dinilai, hiasan itu mirip lambang pada bendera Israel yang merupakan lambang kaum Yahudi.
"Saya temukan pengecatan hiasan lantai taman kota itu mirip lambang kaum Yahudi. Yakni, bintang segi enam yang sering disebut bintang david," ungkap Ketua DPD Partai Keadilan Sejehtera (PKS) Kabupaten Sumenep, Ach. Ready, Kamis.
Menurut Ready, disengaja atau tidak dalam pengecatan

Kaldu Kokot Khas Sumenep Uueeenak Cuyy

November 30, 2010 Add Comment
Ada sebuah cerita yang lucu yang saya alami pada malam pertama tim kami menetap di Madura, tepatnya di Sumenep. Selepas beribadah maghrib di Masjid Jamik saya berjalan menuju Taman Adipura yang berada di seberangnya, mencari penduduk lokal yang kiranya bisa saya tanyai apa makanan khas dari Sumenep yang bisa kami coba sebagai pendatang.

Sejarah Kabupaten Sumenep Madura

November 26, 2010 Add Comment
Sumenep merupakan Kabupaten di Jawa Timur yang berada di ujung paling Timur Pulau Madura, bisa dibilang sebagai salah satu kawasan yang terpenting dalam sejarah Madura. Kita dapat menjumpai situs-situs kebudayaan yang sampai hari ini masih menjadi obyek pariwisata. Diantaranya yang kita ketahui adalah kereta kencana peninggalan raja Sumenep, alun-alun (taman bunga) yang konsep bangunannya memiliki kekhasan ala bangunan kerajaan, Masjid Jamik atau Masjid Agung yang terletak di jantung Kota Sumenep, Masjid ini termasuk salah satu masjid tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1779 M sampai 1787 M oleh Panembahan Sumolo, Kraton Sumenep
Adapun beberapa situs peninggalan sejarah Kabupaten Sumenep diantaranya sebagai berikut :
1. SISA TEMBOK PAGAR KRATON

Masjid Agung Sumenep Desain Perpaduan Budaya

November 26, 2010 Add Comment
Menghadap ke Taman Kota, yang berada di sebelah Timurnya. Dengan gerbang besar, pintu kayu kuno, yang berdiri kokoh menghadap matahari terbit. Masjid Agung Sumenep, yang dulu dikenal dengan nama Masjid Jamik, terletak ditengah-tengah Kota Sumenep.
 
Masjid ini dibangun setelah pembangunan Kraton Sumenep, sebagai inisiatif dari Adipati Sumenep, Pangeran Natakusuma I alias Panembahan Somala (1762-1811 M). Adipati yang memiliki nama asli Aria Asirudin Natakusuma ini, sengaja mendirikan masjid yang lebih besar. Setelah sebelumnya dibangun masjid, yang dikenal dengan nama Masjid Laju, oleh Pangeran Anggadipa (Adipati Sumenep, 1626-1644 M). Dalam perkembangannya, masjid laju tidak mampu lagi menampung jemaah yang kian banyak.

VISI MEMBANGUN SUMENEP

November 26, 2010 Add Comment
A. MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH dan MENGATASI KEMISKINAN
Tahun 2007, pertumbuhan sektoral PDRB kabupaten sumenep tampa sub sektor migas sebesar 4, 81 %. target pertumbuhan ekonomi kabupaten sumenep memerlukan stategi peningkatan sektor-sektor utama, khususnya sektor pertanian dan sektor industri. Yang telah menunjukkan eksistensinya sebagai sektor dominan dengan menyumbangkan lebih dari 50% PDRB.
Pertanian dan industri adalah sumber priduktif untuk mengembangkan perekonomian daerah, lapangan kerja, dan pendapatan masyarakat. Masalah dan tantangan sektor pertanian adalah peningkatan kuantitas produksi untuk ketahanan pangan dan peningkatan nilai jual. Sedang sektor industri akan mengalami persaingan yang semakin

Politik Uang Dinilai Kunci Menang di Sumenep

November 26, 2010 Add Comment
TEMPO Interaktif, Surabaya - Direktur Riset Lingkaran Survey Indonesia, Arman Salam, mengatakan salah satu kunci agar para kandidat bisa menang di Pemilihan Bupati Sumenep adalah politik uang.

"76 persen responden pemilih menginginkan mendapat imbalan uang dalam Pemilihan Bupati Sumenep," kata Arman kepada wartawan di Surabaya pada Senin (14/6).

Ia mengatakan survei yang dilakukan di daerah lain, hanya ada sebesar 10 persen responden yang menginginkan atau menyetujui adanya politik uang di Pilkada. "Namun berbeda di Sumenep, 76 persen sepakat politik uang di Pilkada," ujarnya.

Jadi kandidat calon yang melakukan politik uang, kata Arman, yang mempunyai peluang mendapatkan perolehan suara tinggi di putaran kedua mendatang.

Pemilihan Bupati Sumenep diikuti delapan kandidat. Dari hitung cepat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia dan Jaringan Isu Publik, pemilihan akan terjadi dua putaran karena tidak ada calon yang memperoleh suara 30 persen.

Dua pasangan yang mendapatkan perolehan suara tertinggi, yaitu Busyro-Sungkono Siddik dari Partai Kebangkitan Bangsa dan PDI Perjuangan yang mendapat suara sebesar 21,64 persen serta pasangan Azasi-Dewi dari Partai Kebangkitan Nasional Ulama dan Partai Bulan Bintang yang mendapat suara sebesar 20,44 persen.
Selain faktor politik uang, kata Arman, pencitraan yang elegan juga menjadi penentu kemenangan. "Sudah tidak lagi dibutuhkan baliho yang banyak, namun bagaimana secara elegan melakukan perubahan di Sumenep," ujarnya.
Faktor berikutnya, kata Arman, bagaimana para calon mampu mem

POTENSI GULA SIWALAN DESA BUNPENANG PERLU TERUS DIKEMBANGKAN

November 20, 2010 Add Comment
Banyaknya potensi yang ada di Desa Bunpenang Kecamatan Dungkek, perlu terus dikembangkan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat. Salah satunya potensi gula siwalan, yang sejak lama menjadi komoditas usaha ekonomi produktif di Desa Bunpenang.

Kepala Desa Bunpenang, H. Moh. Iksan mengungkapkan, dari potensi yang dimiliki Desanya, seperti gula siwalan itu diharapkan tidak hanya berkutat pada produksi gula siwalan. Namun, bisa dikembangkan dengan bentuk produk lainnya yang bisa menembus pasar, baik dalam negeri bahkan hingga luar negeri.

“Karena itu, dengan potensi yang ada perlu pembinaan dan perhatian dari instansi terkait, sehingga bisa mengembangkan dalam bentuk usaha bersama yang produktif,”tegasnya.

Saat ini, para pengusaha maupun pengrajin gula siwalan di Desanya sudah banyak yang membentuk kelompok usaha dan pengrajin gula siwalan. Bahkan,

Museum dan Keraton Sumenep

November 12, 2010 Add Comment
       

Kecamatan : Kota Sumenep
Desa : Pajagalan

  1. Nama Jenis Potensi Wisata : Keraton dan Museum Sumenep
  2. Luas Area :
  3. Sarana dan prasarana :
  4. Deskripsi Potensi Wisata :
    Keraton Sumenep terletak di tengah-tengah kota yang dibangun pada masa pemerintahan Panembahan Sumolo I tahun 1762. Bangunan keraton ini mempunyai corak budaya Islam, Cina dan Eropa. Di dalam keraton terletak peninggalan-peninggalan bersejarah seperti Pendopo Agung, kantor KOneng, dan bekas Keraton Raden Ayu Tirto Negoro yang saat ini dijadikan tempat penyimpanan benda-benda kuno. Pendopo Agung sampai saat ini masih dipakai sebagai tempat diadakannya acara-acara kabupaten seperti penyambutan tamu Negara, serah terima jabatan pemerintahan dan acara kenegaraan lainnya. Sedangkan kantor Koneng yang ebrarti kantor raja dahulu adalah ruang kerja Sultan Abdurrachman Pakunataningrat I selama masa pemerintahannya tahun 1811 sampai 1844 Masehi. Selain ketiga ruangan tersebut di kompleks keraton terdapat Taman Sare, yaitu tempat pemandian putri raja yang masih terlihat asri dan indah sampai sekarang. Bagian lain dari keratin Sumenep adalah pintu gerbang Labang Mesem, yang artinya pintu/ gerbang tersenyum yang melambangkan keramahtamahan masyarakat Sumenep terhadap setiap orang yang datang ke keraton.
    Museum terbagi menjadi tiga bagian yang terletak di depan/luar keraton dan di dalam keraton. Bagian pertama, di luar keraton, adalah tempat menyimpan kereta kuda/ kencana kerajaan Su