Showing posts with label all about sumenep. Show all posts
Showing posts with label all about sumenep. Show all posts

Listrik dari Gelombang Laut Menjanjikan

May 25, 2011 Add Comment
Gelombang laut dan bandul lonceng menjadi inspirasi Zamrisyaf. Periset pada Divisi Penelitian dan Pengembangan PT PLN (Persero) ini merancang pembangkit listrik dengan energi gelombang laut yang menggerakkan bandul, kemudian diubah menjadi energi penggerak roda gila dan turbin listrik.
"Teknologi ini sudah mendapatkan hak paten dan siap dikomersialkan," kata Zamrisyaf, Kamis (19/5/2011) di Jakarta. Zamrisyaf mendaftarkan teknologi pembangkit listrik tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB) untuk mendapatkan paten sejak tahun 2002.
Awalnya, Zamrisyaf menekuni bidang pembangkit listrik mikrohidro. Kemudian, suatu perjalanan dengan kapal mendatangkan inspirasi baginya untuk merancang PLTGL-SB. Pada perjalanan itu, kapal diterpa badai dengan gelombang laut tinggi. Kapal berayun-ayun. Lonceng kapal pun berdentang. Zamrisyaf menyimak rumah lonceng beradu dengan bandulannya.
"Gelombang laut memiliki energi yang diteruskan bandulan lonceng. Bandulan lonceng menghasilkan energi bunyi, tetapi bandulan pada PLTGL-SB rancangan saya menghasilkan listrik," kata Zamrisyaf. Ia mengutip hukum kekekalan energi bahwa energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi diubah.
Zamrisyaf mengubah energi gelombang laut menjadi energi listrik melalui perantara energi gerak bandulan yang menjadi penggerak roda gila. Pada akhirnya, roda gila menggerakkan turbin atau dinamo yang berputar dan menghasilkan listrik. 

Penyakit Kronis Jadi Pembunuh Utama

April 27, 2011 Add Comment


Penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker dan diabetes, merupakan penyakit yang menjadi pembunuh utama di dunia sekarang ini, menurut badan kesehatan dunia (WHO).
Dalam laporan The Global Status disebutkan penyakit tidak menular telah menyebabkan 36 juta kematian secara global di tahun 2008. Sekitar 80 persen kematian tersebut terjadi di negara miskin dan berkembang.
Dalam laporan tersebut juga dinyatakan penyakit tidak menular kini menjadi menjadi ancaman utama kesehatan mengalahkan penyakit menular seperti malaria, tuberkulosis dan HIV.
"Penyakit tidak menular kini menjadi tantangan terbesar. Untuk beberapa negara tidak berlebihan jika situasi ini adalah sebuah bencana untuk kesehatan, sosial dan terutama ekonomi negara," kata Dr.Margaret Chan, direktur WHO.
Ia menambahkan, penyakit tidak menular memberikan pukulan yang sangat telak pada program pembangunan. "Hal ini menghabiskan pendapatan nasional hingga miliaran dolar dan membuat orang makin terdorong ke dalam kemiskinan," katanya.
WHO juga menjelaskan sebenarnya penyakit tidak menular bisa dicegah bila pejabat pemerintahan mau menerapkan kebijakan untuk mengampanyekan pola makan sehat dan memperketat aturan mengenai pemasaran tembakau.klik disini!!info lebih lanjut

sumber :http://health.kompas.com/index.php/read/2011/04/27/17074154/Penyakit.Kronis.Jadi.Pembunuh.Utama

Ada Retina Buatan dari Jepang

April 12, 2011 Add Comment
.
Peneliti dari Jepang berhasil membuat retina dari sel induk embrio tikus. Menurut para peneliti di RIKEN Center for Developmental Biology, Kobe, Jepang, retina merupakan jaringan biologis terumit yang pernah mereka buat.
Jaringan yang dikembangkan tidak sekadar retina, tetapi lengkap dengan cawan optik, organ dua lapis yang terdiri dari retina dan lapisan luar sel berpigmen yang menyediakan nutrisi dan menyokong retina serta sel yang sensitif terhadap cahaya. Sel yang terakhir disebut mengirimkan informasi ke otak.
Pada saat pembuatan, ilmuwan sel induk embrio dalam campuran nutrisi dan protein. Sel itu berkembang menjadi sel retina. Awalnya, sel hanya berkembang menjadi rangkaian sel awal retina, tetapi kemudian perlahan berkembang menjadi cawan optik lengkap. Hal tersebut terjadi pada perkembangan embrio secara natural.
Ilmuwan masih belum dapat memastikan apakah retina buatan ini dapat mengirimkan informasi yang benar ke otak tikus. "Hal inilah yang akan kami teliti selanjutnya," kata peneliti. Jika tak ada masalah, ilmuwan akan beralih ke pembuatan retina manusia dari sel induk dari manusia pula.
Apabila uji coba pada manusia berhasil, artinya tersedia retina yang aman untuk ditransplantasi ke manusia. "Penyembuhan bagi banyak jenis kebutaan," ilmuwan menjelaskan. Meski demikian, masih butuh waktu beberapa tahun. 

Benarkah Ada Puber Kedua?Ada Gk Yaaa???

April 12, 2011 Add Comment



Perubahan sikap dan perilaku seorang pria dewasa yang mulai memasuki usia paruh baya sering dikaitkan dengan masa puber kedua. Benarkah dalam rentang hidupnya seorang lelaki mengalami dua kali masa puber?
Pubertas adalah masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis. Secara fisik, hal ini terkait dengan kematangan seksual. Sementara itu, pada orang dewasa, istilah puber kedua lebih dikatikan dengan perkembangan psikologis.
"Biasanya di usia ini mulai mengalami penurunan hormon sehingga takut menjadi tua. Akibatnya mereka jadi lebih memperhatikan penampilannya, mungkin mirip dengan perilaku remaja berusia 17-20 tahun," kata dr.Aditya Suryansyah, Sp.A di sela peluncuran buku Panik Saat Puber? Say No, di Jakarta, Rabu (6/4/2011).
Keengganan memasuki masa tua ini juga memunculkan perilaku yang berkaitan dengan sikap romantisme dan minat psikoseksual kepada lawan jenis. Meski demikian, dari sisi medis, sebenarnya tidak ada masa puber kedua.

Pengaruh Sunat pada Hubungan Seks Hebat Sekali

April 12, 2011 Add Comment
TANYA :
Dok, saya ingin bertanya tentang sunat. Saya bingung dengan proses disunat, bagian kulit mana yang dipotong? Apakah setelah disunat akan dijahit? Saya sendiri tidak disunat dan akan segera menikah. Apakah kondisi tidak disunat pada penis saya akan berpengaruh terhadap hubungan seks nantinya? Thanks sebelumnya, dok....
Agus 24, Jakarta

JAWAB :
Pada tindakan sunat, yang dipotong adalah kulit penutup bagian kepala penis (preputium). Tentu saja setelah dipotong, area itu akan dijahit kembali. Dari sudut kesehatan, ada hal yang harus diperhatikan mengenai preputium, yaitu apakah preputium dapat dibuka atau ditarik ke belakang atau tidak.
Kalau preputium dapat ditarik ke belakang sehingga bagian kepala penis kelihatan, keadaan ini dianggap sehat karena bagian kepala penis dan bagian dalam preputium dapat dibersihkan.
Sebaliknya, kalau preputium tidak dapat dibuka atau ditarik ke belakang, berarti bagian dalamnya dan bagian kepala penis tidak dapat dibersihkan. Dalam keadaan demikian, akan terjadi penumpukan bahan yang dikeluarkan oleh kelenjar, yang disebut smegma. Akibatnya, mudah terjadi infeksi. Dalam waktu lama, hal tersebut dapat menimbulkan kanker penis. Oleh karena itu, sunat harus dilakukan dalam keadaan demikian.
Namun, tidak ada hal ilmiah yang menunjukkan bahwa sunat atau tidak sunat berpengaruh terhadap fungsi seksual. Jadi, tidak sunat pun tidak berpengaruh terhadap hubungan seksual.