Showing posts with label yahudi. Show all posts
Showing posts with label yahudi. Show all posts

Waspadai Produk Pelurus Rambut

April 16, 2011 Add Comment




Pelurusan rambut termasuk dalam alasan utama para perempuan datang ke salon. Bila Anda termasuk salah satu diantaranya, sebaiknya Anda mewaspadai bahaya bahan kimia yang terdapat dalam produk pelurusan rambut.
Departemen keamanan dan keselamatan kerja di Amerika (OSHA) baru-baru ini mengeluarkan peringatan bahaya produk pelurus rambut yang sering dipakai di salon-salon karena menggunakan formaldehyde. Bahan kimia ini membantu mengikat keratin rambut sehingga rambut menjadi lurus.
Formaldehyde ini sejak lama diidentifikasi sebagai bahan karsinogenik di banyak negara. Selain dalam produk pelurus rambut, zat kimia ini dalam berbagai level juga ditemukan pada produk smoothing (pelurusan dan pelembutan rambut), meski dalam kemasannya tertulis "bebas formaldehyde".
Peringatan bahaya produk pelurusan rambut ini dikeluarkan OSHA menyusul laporan dari para pekerja salon yang mengeluhkan berbagai reaksi alergi, seperti iritasi mata dan mimisan. Beberapa konsumen juga melaporkan efek samping rambut rontok, gatal-gatal serta kulit kepala melepuh.
Teknik pelurusan rambut yang disebut dengan Brazilian Blowout menjadi fokus perhatian OSHA karena teknik sekaligus merek produk ini sedang ngetren di Amerika. Produk ini pertama kali muncul di Brazil tahun 2005 dan terus menyebar ke seluruh Amerika Utara dan Eropa. Beberapa selebriti Hollywood juga didapuk menjadi jurubicara produk ini.
Produk tersebut mengklaim hasil rambut lurus dan lembut yang bisa bertahan hingga 3 bulan. Teknik Brazilian Blowout menggabungkan antara panas dari hair-dryer dan catok rambut untuk meluruskan rambut yang sudah diberi produk pelurus rambut. Asap formaldehyde yang terlepas ke udara bisa terhirup oleh orang di ruangan yang sama.
Dalam rekomendasinya OSHA menyarakankan para pemilik salon untuk menggunakan produk yang bebas formaldehyde, methylene glycol, formalin, methylene oxide, paraform, formic aldehyde, metahanl, oxomethane dan oxymethylene.
Sayangnya tidak mudah mengenali bahan-bahan kimia tersebut karena seringkali tidak tercantum dalam kemasannya.
Selain di Amerika, pemerintah Kanada juga memperingatkan warganya akan bahaya Brazilian Blowout dan mulai menarik produk ini dari pasaran.

sumber :http://health.kompas.com/read/2011/04/15/12433753/Waspadai.Produk.Pelurus.Rambut

Pentingnya "Pillow Talk" untuk Keintiman

April 06, 2011 Add Comment
KOMPAS.com - Apakah anda dan  pasangan memiliki waktu cukup, setidaknya lima menit untuk berbicara  di atas peraduan (pillow talk) sesaat sebelum tidur? Jika anda berdua terbiasa berdiskusi atau sekadar ngobrol ringan sebelum tidur, berarti  sudah memiliki potensi hubungan yang sangat dan bahagia.
Kalau yang terjadi justru sebaliknya, cobalah memulai kebiasaan pillow talk saat ini juga. Percayalah, pasangan yang mengobrol di tempat tidur adalah mereka yang memiliki hubungan sehat dan bahagia.
Pillow talk menjadi waktu yang spesial ketika dua orang yang saling mencintai berbaring di tempat tidur. Obrolan ringan ini bisa dilakukan sebelum atau sesudah bercinta, atau sebagai pengantar tidur. Kenikmatannya akan menjadi “kuliner” jiwa yang sehat.
Hebatnya lagi, pillow talk sangat berarti bagi perempuan karena saat itu ia merasakan kedekatan fisik dan kata-kata yang halus dan lembut. Sebaliknya, bagi lelaki, bisa jadi saat-saat penting “mengelus” ego, yang dilakukan oleh seseorang yang dicintai dan ingin selalu bersama.
Jangan berdebat
Pada momen pillow talk, perempuan amat ingin mendengarkan pasangan mengatakan betapa cantik, cerdas, dan menyenangkan berpasangan dengannya. Sebuah survei yang dilakukan di Amerika dan Eropa membuktikan, saat bincang-bincang lembut itu, pasangan suka mendengar namanya disebut.
Satu yang perlu diingat, hindari merusak suasana pillow talk. Jika ada yang mengganjal, sampaikan di kesempatan lain seperti saat menonton televisi atau ketika berada di mobil berdua.
Ingat juga, pillow talk sama sekali bukan saat untuk berdebat karena pasti akan merusak suasana, bahkan bisa saja menyurutkan selera dan rasa kantuk. Jangan salahkan jika salah seorang dari Anda lalu beranjak pindah kamar.
Kalaupun sedang tidak ingin bicara yang intim, tak ada salahnya membicarakan rencana yang akan dilakukan besok. Apa pun itu, tetap diingat untuk berbicara dengan suara halus dan rendah. Jika perlu, berikan bumbu-bumbu sentuhan yang berkesan kepada pasangan. 
Lengkapi dengan Sentuhan
Coba beberapa saran ini untuk memaksimalkan prosesi pillow talk. - Pastikan memulai pembicaraan dengan suasana rileks, jika perlu diiringi musik pengantar tidur yang berirama menenangkan.
- Selama berbincang-bincang, lengkapi dengan sentuhan di antara pasangan agar terasa lebih hangat dan dekat, sehingga menambah nyaman suasana hati.
- Mulai pembicaraan dengan hal-hal lucu atau menyenangkan menyangkut kehidupan seks Anda berdua. Jika pillow talk dilakukan setelah bercinta, tak ada salahnya berdialog ringan tentang betapa menyenangkan keintiman yang baru saja berlangsung, untuk kemudian menyusun rencana atau persiapan prosesi bercinta berikutnya.
- Sadari sepenuhnya bahwa pillow talk adalah kebutuhan berdua. Hal ini untuk menghindari kesan bahwa Anda atau pasangan hanya sebagai pendengar atau pihak yang mau didengar.
- Kembangkan kemampuan membaca suasana hati pasangan menyangkut mood, gairah, dan kerelaan untuk terbuka, guna menghindari kesan pillow talk sebatas basa-basi.
Anda penasaran? Ayo coba!
(Ken Lalang Handita)

Alasan Orang Yahudi Pintar

April 02, 2011 Add Comment
Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang Israel dan atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan  Malaysia) dari Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi.

Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ? Studi yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut :

Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik.   Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli lebih banyak lagi buku tentang matematika, mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan.

Setelah anak  lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever).

Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan, karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging, hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja.

Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu! Mereka memiliki hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”.   Walaupun, kalau kita perhatikan, maka penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi! Tetapi yang merokok, bukan orang Yahudi.

Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa, minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris. Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah orang Yahudi. 

Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata salah satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design “Levis” terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas “business and fashion“.

Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari.   Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk “fokus” dalam berpikir!

Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. Disini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa pangsa pasar mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, “research and development” khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.

Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya berharga  70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel, bahwa nekotin hanya akan menghasilkan generasai yang “Bodoh” dan “Dungu”.

Percaya atau tidak, tentunya terserah kita semua. Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak sekali orang yahudi yang pintar! Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas hidup umat manusia secara keseluruhan.

American Idol dan Sejarah Yahudi

April 02, 2011 Add Comment
Sebentar lagi, kita akan segera disuguhi acara televisi yang paling popular di kalangan anak muda dunia, termasuk juga Indonesia, “Indonesian Idol” yang merupakan adaptasi langsung dari “American Idol.”
Dari tahun ke tahun, kecuali jelang pemilu 2009 dihentikan dahulu, ribuan anak muda berbaris memanjang seharian penuh, sebagian besar melupakan kewajiban mereka umat Islam yaitu shalat, demi mencapai suatu ambisi besa: menjadi pop-star (bintang music pop)!
Dan seperti kita ketahui, orang-orang Yahudi telah memberikan pengaruh luar biasa pada musik populer sepanjang sejarah, namun tampaknya tak ada yang bisa mengalahkan outlet musik terbesar dan paling kemilau yang sudah dipunyai oleh Yahudi daripada "American Idol."
Diketahui bahwa diva pop Paula Abdul adalah Yahudi. Paula adalah salah satu juri American Idol, namun kini sudah digantikan oleh Ellen Degeneres yang tak jauh beda dengan Paula. Dan Simon Cowell—penggagas Idol—adalah keturunan Yahudi juga: kakek-nenek dari pihak ayah-Nya, dan Esther Yusuf Cowell Malinsky, menikah pada tahun 1915 di West Ham sinagoga, di East London, situs Web Jewtastic melaporkan.
Para pemenang Idol juga tidak lepas dari orang-orang Yahudi. Adam Lambert, salah satu pemenang Idol terbaru, juga merupakan seorang Yahudi. Di Indonesia, seorang yang pernah bernasyid, juga menjadi salah satu pemenang Indonesian Idol.
Nah, jika kebetulan anak Anda, atau kerabat, hendak mengantre menjadi peserta Idol, mungkin ada baiknya memberikan keterangan terlebih dahulu akan sejarah Idol itu. (sa/forward)

Kesesatan Agama Yahudi & Nasrani Menurut Islam

April 02, 2011 Add Comment
daSebuah prinsip yang sebenarnya terkait

erat dengan kadar keimaman, ilmu dan keadilan seorang muslim. Sikap lemah-lembut tanpa ketegasan adalah kelemahan iman.

Sebaliknya ketegasan tanpa kelemah-lembutan merupakan sebuah kebodohan. Demikian pula, bila salah dalam menempatkan salah satu dari kedua sikap tersebut maka ini tak lain adalah kezaliman.

Ternyata Al Qur?an dan As Sunnah ?sebagai landasan pijak agama ini? menjadi saksi abadi atas bimbingan tersebut. Tak mengherankan, karena keduanya tidak lain adalah wahyu dari Dzat yang Maha Mengetahui segala apa yang ada di alam semesta ini.

Terlebih bimbingan Islam terhadap penganutnya dalam menghadapi musuh bebuyutan mereka, Yahudi dan Nashrani, yang selalu berpegang teguh dengan kebatilan dan makar yang keji. Oleh karena itu, sudah saatnya umat ini mengetahui prinsip apakah yang harus diyakini didalam menyikapi mereka sehingga terselamatkan dari segala kehinaan dan keterpurukan?

Prinsip Islam Terhadap Yahudi Dan Nashrani

1. Islam dengan tegas menyatakan bahwa Yahudi dan Nashrani adalah orang-orang kafir. Allah Ta�ala berfirman :
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ
(yang artinya): ?Sungguh telah kafirlah orang-orang yang berkata: Sesungguhnya Allah itu adalah Al Masih bin Maryam?. (Al Maidah: 17 dan 72).

Di ayat lainnya, Allah juga berfirman :
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاَثَةٍ
(yang artinya): ?Sungguh telah kafirlah orang-orang yang menyatakan: ?Sesungguhnya Allah adalah salah satu dari tuhan yang tiga (keyakinan trinitas)?. (Al Maidah: 73).

Tentang Yahudi, Allah menyatakan kekafiran mereka dengan firman-Nya :
وَقَالُوا قُلُوبُنَا غُلْفٌ بَلْ لَعَنَهُمُ اللَّهُ بِكُفْرِهِمْ فَقَلِيلاً مَا يُؤْمِنُونَ ﴿۸۸﴾ وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى الَّذِينَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ فَلَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الْكَافِرِينَ
(yang artinya): ?Dan mereka (orang-orang Yahudi) mengatakan: ?Hati kami telah tertutup? ?sampai pada ucapan Allah? ?Dan bagi orang-orang kafir itu adzab yang menghinakan?. ( Al Baqarah: 88-90).
2. Yahudi dan Nashrani adalah kaum yang telah dilaknat Allah Ta�ala.
Hal ini ditandaskan sendiri oleh Allah Ta�ala dalam firman-Nya :
لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُدَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ
(artinya): ?Telah dilaknat Allah orang-orang kafir dari Bani Israil (Yahudi dan Nashrani) melalui lisan Nabi Daud dan Isa bin Maryam?. (Al Maidah: 78).

Rasulullah Shallallahu �alaihi wassalam bersabda:
لَعْنَةُ اللهِ عَلَى اليَهُوْدِ وَالنَّصَارَى
?Laknat Allah kepada Yahudi dan Nashrani?. (Muttafaqun ?alaihi).
3. Yahudi adalah orang-orang yang dimurkai, dan Nashrani adalah orang-orang yang disesatkan Allah Ta�ala.
Rasulullah Shallallahu �alaihi wassalam bersabda:
فَإِنَّ اليَهُوْدَ مَغْضُوْبٌ عَلَيْهِمْ وَإِنَّ النَّصَارَى ضَلاَلٌ
?Sesungguhnya Yahudi itu adalah kaum yang dimurkai Allah sedangkan Nashrani adalah kaum yang tersesat?. (H.R Tirmidzi dengan sanad shahih).
4. Yahudi dan Nashrani telah mengubah-ubah keaslian kitab suci mereka (Taurat dan Injil) dalam rangka mengikuti hawa nafsu mereka. Allah Ta�ala berfirman :
فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ يَكْتُبُونَ الْكِتَابَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَذَا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ لِيَشْتَرُوا بِهِ ثَمَنًا قَلِيلاً
(yang artinya): ?Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri (karangan mereka) lalu berkata: ?Ini datang dari Allah? dengan maksud untuk memperoleh keuntungan (dunia) yang sedikit?. (Al Baqarah: 79).

Kalaupun seandainya mereka tidak melakukan perbuatan jahat ini, mereka tetap diperintah untuk mengikuti Al Qur?an atau Nabi Shalllahu �alaihi wassalam.
Allah berfirman :
قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
(artinya): ?Katakanlah: ?Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk?. (Al A?raaf: 158).
5. Yahudi dan Nashrani selalu memendam kedengkian terhadap kaum muslimin. Allah beritakan isi hati mereka ini di dalam firman-Nya :
وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ
(yang artinya): ?Sebagian besar Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) menginginkan agar mereka dapat memurtadkan kalian (kaum muslimin) setelah kalian beriman. Hal itu disebabkan kedengkian yang ada pada diri mereka?. (Al Baqarah: 109).
6. Kedengkian mereka akan timbul dan menyala-nyala tatkala kaum muslimin mendapatkan kebaikan dari Allah. Allah berfirman :
مَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلاَ الْمُشْرِكِينَ أَنْ يُنَزَّلَ عَلَيْكُمْ مِنْ خَيْرٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَاللَّهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
(artinya): ?Orang-orang kafir dari kalangan Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani) dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkan suatu kebaikan kepada kalian (kaum muslimin) dari Tuhan kalian?. (Al Baqarah: 105).
7. Maka tak aneh kalau Yahudi dan Nashrani tidak akan ridha sampai kaum muslimin mengikuti agama kufur mereka. Allah mengingatkan hamba-hamba-Nya yang beriman tatkala berfirman (yang artinya):
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ
?Dan selama-lamanya Yahudi dan Nashrani tidak akan ridha kepadamu sampai engkau mau mengikuti agama mereka?. (Al Baqarah: 120).
8. Puncak upaya Yahudi dan Nashrani agar kaum muslimin murtad dari agamanya adalah dengan perang. Segala puji bagi Allah yang telah membongkar makar jahat mereka seiring dengan firman-Nya :
وَلاَ يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا
(artinya): ?Mereka (Yahudi dan Nashrani) tidak henti-hentinya memerangi kalian (kaum muslimin) sampai mereka mampu memurtadkan kalian seandainya mereka sanggup?. (Al Baqarah: 217).
9. Untuk menghadapi para serigala yang masih berbulu domba tersebut maka Allah ajarkan sebuah prinsip yaitu Al Bara? (ketegasan atau berlepas diri) kepada mereka. Allah berfirman :
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
(yang artinya): ?Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian menjadikan Yahudi dan Nashrani sebagai teman dekat/pemimpin karena sebagian mereka itu adalah teman dekat bagi sebagian yang lainnya. Maka barangsiapa diantara kalian berloyalitas kepada mereka maka dia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim?. (Al Maidah: 51).
Bahkan larangan tersebut berlaku juga bagi kerabat terdekat sekalipun. Allah berfirman :
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا ءَابَاءَكُمْ وَإِخْوَانَكُمْ أَوْلِيَاءَ إِنِ اسْتَحَبُّوا الْكُفْرَ عَلَى الإِيمَانِ
(yang artinya): ?Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian menjadikan bapak-bapak dan saudara-saudara kalian sebagai teman dekat apabila mereka lebih mencintai kekufuran daripada keimanan?. (At Taubah: 23).
10. Islam mendidik umatnya untuk memerangi para serigala jahat itu apabila telah melepas bulu-bulu dombanya kemudian menampakkan gigi-gigi taring dan kuku-kuku tajamnya.
Allah Ta�ala berfirman (yang artinya):
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلاَ تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّهَ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
?Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang telah memerangi kalian namun janganlah kalian (kaum muslimin) melewati batas (dalam peperangan tersebut)?. (Al Baqarah 190).

Peperangan Melawan Yahudi Dan Nashrani Sangat Bertumpu Kepada Tingkat Kekuatan Kaum Muslimin

Tahapan disyariatkannya peperangan (jihad) Rasulullah Shalallahu �alaihi wassalam menghadapi orang-orang kafir sebenarnya memiliki makna yang sangat berharga bagi setiap muslim yang memiliki kecintaan kepada perjuangan beliau. Tatkala Rasulullah Shalallahu �alaihi wassalam bersama para shahabat beliau yang dikenal sangat pemberani, dalam keadaan lemah dan tak berdaya di kota Makkah maka Allah mengajari mereka agar sabar terhadap penindasan orang-orang musyrikin dan tetap menjalankan ketakwaannya. Allah berfirman :
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
(artinya): ?Berilah maaf dan teruslah mengajak orang berbuat kebaikan (dakwah) serta berpalinglah dari orang-orang bodoh (kafir) itu?. (Al A?raaf: 199).

Ketika kondisi mereka sampai pada titik selemah-lemahnya, Allah Ta�ala belum mengijinkan untuk mereka menuntut hak-hak asasi, lebih-lebih mengangkat senjata menghadapi tirani musyrikin ketika itu. Justru Allah memerintahkan mereka untuk berhijrah dari negeri yang paling mulia di muka bumi ini melebihi Masjidil Aqsha sekalipun!!

Sampai pada akhirnya Allah membalas kesabaran dan ketakwaan yang senantiasa mereka jalankan dengan kekuatan yang kokoh untuk kemudian berjihad melawan segenap kekuatan orang-orang kafir baik dari kalangan musyrikin, Yahudi, Nashrani, Majusi, Romawi dan Persia.

Tentu saja tinjauan kemampuan dan kekuatan kaum muslimin melawan kekuatan besar Yahudi dan Nashrani hendaknya berdasarkan bimbingan para ulama yang sangat memahami maslahat dan mafsadah bagi kaum muslimin secara keseluruhan. Allah Ta�ala berfirman :
وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِنَ الأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى الرَّسُولِ وَإِلَى أُولِي الأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ الَّذِينَ يَسْتَنْبِطُونَهُ مِنْهُمْ وَلَوْلاَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لاَتَّبَعْتُمُ الشَّيْطَانَ إِلاَّ قَلِيلاً
(artinya): ?Dan jika datang kepada mereka (kaum muslimin) sebuah berita berupa keamanan atau kerusuhan maka ternyata mereka (tergesa-gesa) menyebarluaskan berita itu (kepada masyarakat awam). Kalau seandainya saja mereka mengembalikan berita itu kepada Rasul dan ulil amri (umara dan ulama) diantara mereka, maka pastilah orang-orang yang dalam ilmunya (para ulama) itu akan mampu memberikan jalan keluarnya?. (An Nisaa?: 83).

Prinsip Islam Terhadap Yahudi Dan Nashrani Tegak Diantara Sikap Tafrith Dan Ifrath

Prinsip-prinsip ini semakin membuktikan keadilan agama ini diantara dua sikap yang saling bertolak belakang yaitu tafrith (meremehkan prinsip permusuhan terhadap Yahudi dan Nashrani) dan ifrath (berlebih-lebihan dalam memusuhi mereka). Bagaimana tidak, akibat meninggalkan prinsip-prinsip ini banyak kaum muslimim terjerumus kedalam dua golongan:
- Golongan yang terjerumus ke dalam jeratan tafrith sehingga rela mengorbankan agamanya hanya untuk mencari keridhaan, secuil dunia dan pujian orang-orang Yahudi dan Nashrani.
- Golongan yang terjerembab kedalam tipuan ifrath sehingga mendatangkan mafsadat yang jauh lebih besar dan mengerikan bagi kelangsungan hidup agama kaum muslimin secara menyeluruh, daripada maslahatnya.

Kedua macam golongan ini walaupun meniti jalan yang berbeda namun pada hakekatnya sampai pada tujuan yang sama yaitu hancurnya agama ini baik cepat maupun lambat. Wallahu a?lam.

Mutiara Hadits Shahih

Dari Abu Hurairah Radiyallahu �anhu, Rasulullah bersabda:
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ ! لاَ يَسْمَعُ بِيْ أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ يَهُوْدِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ ، إلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ
?Demi Dzat Yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya! Tidaklah seorang pun dari Yahudi dan Nasrani yang mendengar akan diutusnya aku, kemudian mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang aku diutus dengannya, kecuali dia termasuk penghuni an naar.? (Muttafaqun ?alaihi)

(Dikutip dari Buletin Islam Al Ilmu Edisi 40/IV/II/1425. Diterbitkan Yayasan As Salafy Jember. )


Tetap update tulisan dari سيدة ثيريفة Sheila Armelia di manapun dengan http://m.Abatasa.com dari browser ponsel anda! lam sebagai agama yang sempurna telah membimbing umatnya agar pandai-pandai memposisikan sikap lemah lembut dan tegas sesuai dengan tempat dan keadaannya.