Artis Berdarah Yahudi di Indonesia

April 02, 2011 Add Comment
TAMPAKNYA isu soal Yahudi di Kompasiana belum juga surut. Meski sudah ada isu baru semisal kasus video porno (mirip) artis Luna Maya - Ariel yang menghebohkan itu,  namun tetap saja isu Yahudi bertengger manis dalam tangga tulisan terpopuler. Tak hanya itu, isu soal ini juga selalu ramai dikomentari, terlepas dari pro atau kontra.
Isu soal Yahudi memang menarik, sama menariknya gosip artis. Untuk itu saya mencoba mengaitkan kedua isu ini melalui tulisan mengenai artis berdarah  Yahudi di Indonesia.
Sebelum kita membahas soal itu, mari kita tengok sejenak  sejarah Yahudi sampai di negeri ini.
Menurut Wikipedia, Yahudi di Indonesia berawal dari kedatangan penjelajah Eropa awal dan pemukim. Yahudi di Indonesia saat ini membentuk komunitas Yahudi yang sangat kecil, yang terdiri hanya sekitar 20 orang Yahudi,[1] yang kebanyakan merupakan Yahudi Sephardi. Pada tahun 1850-an, pengelana Yahudi, Jacob Saphir, adalah orang pertama yang menulis mengenai komunitas Yahudi di Hindia Belanda, setelah mengunjungi Batavia. Di Batavia, ia telah banyak berbicara dengan seorang Yahudi lokal, yang telah memberitahunya bahwa ada sekitar 20 keluarga Yahudi di kota itu dan beberapa di Semarang. Kebanyakan Yahudi yang hidup di Hindia Belanda pada abad ke-19 adalah Yahudi Belanda yang bekerja sebagai pedagang atau hal-hal yang berhubungan dengan rezim kolonial. Namun, beberapa anggota komunitas juga merupakan imigran dari Irak atau Aden.
Pada saat Perang Dunia, jumlah Yahudi di Hindia Belanda diperkirakan sekitar 2.000 jiwa. Yahudi Indonesia diasingkan ketika Pendudukan Jepang di Indonesia dan mereka dipaksa untuk bekerja di kamp. Setelah perang, Yahudi yang dilepas banyak menemui berbagai masalah, dan banyak yang beremigrasi ke Amerika Serikat, Australia atau Israel. Pada akhir 1960-an, ia telah memperkirakan bahwa ada 20 orang Yahudi yang tinggal di Jakarta dan lain-lain tinggal di Manado. Populasi total Yahudi Indonesia menurut Kongres Yahudi Sedunia [2] diperkirakan berjumlah 20 orang. (lihat)
Adapun artis berdarah Yahudi Indonesia di antaranya adalah:
Ahmad Dhani, musisi
Dhani Ahmad Prasetyo (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 26 Mei 1972; umur 38 tahun) atau yang lebih dikenal dengan Ahmad Dhani / Dhani Manaf adalah seorang musisi, penulis lagu, penata musik, dan produser Indonesia. Dhani merupakan leader dari grup band papan atas, Dewa 19 dan juga personel grup band The Rock. Dhani juga merupakan pemilik dan pimpinan dari Republik Cinta Management. Dhani telah mencetak banyak hits dan mengorbitkan sejumlah artis melalui karyanya.
Dhani menikah dengan Maia Estianty di tahun 1994, setelah sekian lama menjalin cinta sejak Dhani masih di SMA Negeri 2 Surabaya. Dari pernikahan mereka, keduanya memiliki 3 anak. Dhani menamai anak-anaknya sesuai tokoh sufi yang dikaguminya, yakni Ahmad Al Gazali, El Jalaluddin Rumi, dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani. Sejak akhir 2006, Dhani dan istrinya terlibat skandal ‘tuduh menuduh’ yang berujung pada gugatan cerai yang diajukan oleh Maia Estianty. Rumah tangga mereka resmi berakhir pada 23 September 2008 melalui keputusan hakim di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.(lihat)
Marini Sardi, artis
marini
Marini (kapanlagi.com)
Kanjeng Raden Ayu Soemarini Soerjosoemarno, sekarang dikenal sebagai Marini Burhan Abdullah (lahir di Malang, 2 November 1947; umur 62 tahun) adalah seorang penyanyi yang telah tampil di panggung dan layar TV sejak tahun 1960-an dan telah merekam puluhan album, baik yang direkam di Indonesia maupun di luar negeri yang direkam di Polydor, Philips, EMI di Singapura, Tokyo, dan Kuala Lumpur.
Marini dan Sandra Sanger merupakan penyanyi andalan The Steps ditahun 1970-an, mereka lebih dari 8 tahun melanglang kota-kota besar Asia, Singapura, Kuala Lumpur, Tokyo dan Hongkong. Marini sebagai pemeran wanita (film) Indonesia yang terkenal pada film-film era 1975-an, pernah terpilih sebagai The Best Actress (Pemeran Wanita Terbaik) pada Festival Fim Asia (FFA Awards) di Seoul, Korea. Sampai saat ini Marini masih sering tampil menyanyi bersama Band The Steps. Bulan Agustus 2008 Marini & The Steps melakukan Konser di Sultan Hotel (dahulu Hilton Hotel) Jakarta. Juga sampai saat ini Marini masih aktif tampil sebagai pemeran film sinetron terutama yang bertemakan religi dilayar kaca, dan tampil lagi dilayar lebar pada film Ayat-Ayat Cinta yang mencapai rekor jumlah sementara tertinggi di Indonesia, ditonton lebih dari 3,9 juta penonton.
Marini adalah anak ke-dua dari pasangan Soetarjo Soerjosoemarno (Mayjen TNI/Alm.), keluarga kesultanan Keraton Mangkunegaran Solo, dan Dolly Zegerius, gadis Belanda keturunan Yahudi yang dinikahi pada tahun 1943 saat Soetarjo studi di Technische Universiteit Delft, Nederland.
Salah satu adik kandungnya adalah Japto Soerjosoemarno yang sampai kini menjabat sebagai Ketua Umum Pemuda Pancasila dan juga Ketua Umum Partai Patriot (dahulu Partai Patriot Pancasila). (lihat)
Nafa Urbach, artis
nafa
Nafa Urbach (kapanlagi.com)
Nafa Urbach (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 19 September 1980; umur 29 tahun) adalah pemeran dan penyanyi Indonesia. Artis keturunan Jerman ini menikah dengan pesinetron Zack Lee. Mereka menikah 16 Februari 2007 di Gereja Immanuel, Jakarta Pusat. Nafa sempat mengandung 1,5 hingga akhirnya ia keguguran sekitar pertengahan bulan Agustus 2007. Sebelum menjalin hubungan dengan Zack Lee, Nafa sempat berpacaran dengan pesinetron Primus Yustisio yang kini menjadi suami bintang sinetron Jihan Fahira. Bahkan demi Primus pula, Nafa sempat berpindah ke agama Islam. Dia juga membuat heboh dunia hiburan Indonesia karena perpindahan agama lagi dari Islam ke Kristen setelah putus dari Primus. (lihat)
Cornelia Agatha, artis
Cornelia Agatha (lahir di Jakarta, 11 Januari 1973; umur 37 tahun) adalah seorang pemeran Indonesia. Cornelia memiliki darah Jawa, Manado, Belanda, Jerman, dan Yahudi. Cornelia dikenal antara lain karena perannya sebagai Sarah dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Sinetron itulah yang mengorbitkan namanya.
lia
Cornelia Agatha (wikimedia)
Bakat akting Lia, demikian dia disapa, telah dirasakan sejak duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar. Di usia belia, Lia sudah sering beraksi di depan kamera. Berkat talenta itulah ia mulai merambah dunia modeling lewat ajang Cover Girl yang diadakan oleh majalah remaja Mode.
Film Lupus adalah pengalaman kali pertamanya di layar lebar. Prestasi yang pernah dicatatnya, yakni berhasil masuk nominasi untuk kategori Aktris Terbaik lewat aktingnya di Rini Tomboy, di Festival Film Indonesia (FFI) tahun 1992. Perannya dalam sinetron Perempuan Pilihan sebagai seorang penari bernama Dayu, menghantarkannya pada penghargaan dari Forum Film Bandung (FFB) 2002 sebagai Aktris Terpuji.
Lia menikah dengan Sony Lawlani tanggal 18 Maret 2006 di Hongkong. Dari pernikahannya tersebut, Lia dianugerahi bayi kembar yang lahir melalui operasi caesar, pada tamggal 7 Desember 2006 di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Sepasang bayinya itu diberi nama Makayla Athaya Lalwani (perempuan) dan Tristan Athala Lalwani (laki-laki). (lihat)
Mariana Renata, artis
mariana
Mariana Renata (wikimedia)
Mariana Renata (lahir di Paris, Perancis, 31 Desember 1983; umur 26 tahun) adalah seorang aktris dan model asal Indonesia. Tahun 2004 ia menjadi bintang iklan Lux yang melambungkan namanya dalam dunia hiburan Indonesia.
Ayah Mariana Renata adalah orang Perancis bernama Andre Dantec sementara ibunya Anita Kirana keturunan Jawa-Tionghoa-Italia. Lahir di Paris, ia pernah tinggal di Zimbabwe selama enam tahun sebelum kembali ke Paris selama setahun dan akhirnya ke Indonesia. Lulus SMA di Jakarta, ia meneruskan pendidikan ke Universitas Sorbonne, Paris, mengambil jurusan Sastra Bahasa Inggris. Renata kini sedang menyelesaikan gelar masternya di Universitas New South Wales di Sydney, Australia.
Pada tahun 2005 Renata membintangi film Janji Joni dan tahun 2006 berperan menjadi Kay di film Lux Short Movie berjudul Matchmaker. Renata juga pernah mendapat peran kecil, hanya kebagian mengisi satu episode dalam sinetron seri “Dunia Tanpa Koma[1]. Beberapa video klip grup band ternama Indonesia seperti Ungu, dan Peterpan pernah dibintangi oleh Renata.
Kemampuan akting Renata pun telah mendapat pengakuan dengan diterimanya penghargaan sebagai Most Favorite Supporting Actress dalam acara MTV Indonesia Movie Award (MIMA) 2005 [2]. Tahun 2006 bersama Darius Sinathrya, menjadi pasangan favorit versi MTV setelah memenangkan penghargaan Most Favorite Model MTV Indonesia 2006

3 Fakta Mengapa Nama NBL Indonesia Lebih Baik daripada IBL

March 29, 2011 1 Comment
“Nama IBL sudah identik dengan kompetisi yang tidak heboh. Bahkan ada yang bilang, IBL baru nanti tidak dimulai dari nol. Melainkan harus diulang dari minus sepuluh. Dengan mengubah nama, paling tidak kami bisa mengulang dari nol lagi,” jelas Azrul Ananda pada saat peluncuran NBL Indonesia tanggal 25 Mei lalu di Ballroom hotel Four Seasons Jakarta.
Banyak yang bertanya-tanya mengapa nama Indonesian Basketball League (IBL) yang menurut beberapa teman sudah sangat unik dan mewakili Indonesia malah diganti dengan nama baru National Basketball League (NBL) Indonesia yang jelas sudah dipakai terlebih dahulu oleh Australia maupun Malaysia. Banyak yang menyayangkan.
Seperti biasa, gw akan mengungkapkan beberapa alasan dari sudut pandang gw yang merasa bahwa penggantian nama tersebut sudah sangat tepat!
1. Setuju dengan Azrul Ananda

Citra IBL beberapa tahun belakangan memang sangat menurun. Dalam bahasa Azrul Ananda “..identik dengan kompetisi yang tidak heboh.”
Pertandingan-pertandingan yang sering berakhir dengan skor jomplang bak bumi dan langit membentuk citra pada benak masyarakat bahwa hasil akhir sudah sangat bisa ditebak. Dan akhirnya, sesuatu yang mudah ditebak, tak enak lagi untuk disaksikan (Tak percaya? Coba tonton karya-karya Multivision Plus).
Ujungnya, sulit mendapatkan dukungan terutama dukungan dana dari pihak-pihak sponsor. Nama baru NBL Indonesia setidaknya menjadi sebuah titik tolak awal bahwa liga basket kita benar-benar baru. Sebuah usaha melepaskan diri dari sebuah kompetisi yang “..identik dengan kompetisi yang tidak heboh.”
2. Nama IBL “berasap”
Semuanya memang terkait dengan citra. Nama IBL bagi gw dan bahkan beberapa orang teman, sudah sangat melekat dengan merek salah satu produk tembakau hisap berasap. Bahkan produk tersebut berhasil menanamkan jingle atau nada IBL yang sangat populer ” na..na.. IBL, Feel the game! Feel the game!” yang dibawakan dengan nada hiphop ke dalam benak penggemar basket Indonesia. Hal ini tentu sangat-sangat tidak baik.
Nama NBL Indonesia memutus mata rantai yang mengikat liga basket Indonesia ini dengan produk tembakau tersebut. Kelihatannya sederhana, namun dalam pendekatan citra dan iklan, nama IBL membuat basket dan tembakau seolah bergandengan tangan, padahal tidak sama sekali!
3. Berganti nama selalu berharap demi sebuah kemajuan
Ini adalah masukan yang gw dapat dari mas Christopher (mantan manajer CLS Knights Surabaya) lewat twitnya. Sangat masuk akal! Beberapa masyarakat suku di Indonesia memiliki tradisi merubah nama untuk menjadikan si pemilik nama menjadi lebih baik sesuai hal yang diinginkan. Tidak ada orang yang mengganti nama untuk menjadi lebih buruk.
——–
Bagaimana dengan nama NBL yang sudah melekat di Australia dan atau Malaysia? Bukan masalah. Entoh nama kita adalah bukan hanya NBL, tetapi NBL Indonesia. Kurang lebih sama seperti nama Asep yang dimiliki ribuan orang bahkan mungkin jutaan orang di Jawa Barat, atau Bambang di Jawa, John di Inggris, serta Ahmad di Timur Tengah.
What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet.” kata William Shakespeare. Walau terkadang gw kurang setuju dengan kutipan tersebut, namun kalau dipikir-pikir sedikit lebih panjang, ada benarnya juga. Apalah arti nama NBL Indonesia jika nantinya liga tersebut semakin keren?! Yang terpenting tetaplah pelaksanaannya.
Sedikit alasan mengapa gw pun kurang setuju dengan Shakespeare, karena bagi gw, nama adalah doa, pengharapan. NBL Indonesia adalah liga basket nasional yang mampu mempersatukan bangsa, memajukan bangsa, dan menjadi kebanggaan nasional. Sangat mungkin, ketika kelak liga ini sangat-sangat maju, negara tetangga tertarik untuk ikut bergabung, seperti halnya Raptors dan Grizzlies di NBA. Amiin :)

Fakta Indonesia Tidak Dijajah Belanda

March 29, 2011 Add Comment
Justru Belanda Butuh Tiga Abad Kuasai Indonesia
Sejarawan Taufik Abdullah, Selas (19/1), mengatakan, Indonesia tidak pernah dijajah oleh belanda selma 350 tahun. Sebaliknya, Belanda yang memerlukan tiga abad untuk menguasai Indonesia.



"Bangsa ini terlalu lama larut dalam mitos bahwa Indonesia pernah hidup dibawah kolonialisme Belanda selama 350 tahun. Ini tidak sesuai dengan fakta, yang terjadi justru Belanda memerlukan lebih dari 300 tahun untuk menaklukkan beberapa daerah di Hindia Belanda," katanya di Medan, Selasa (19/1).

Hal tersebut dikatakannya disela seminar nasional pengusulan Sultan Serdang ke-5, Sulaiman Syariful Alamsyah (1881-1945) sebagai pahlawan nasional.

Taufik mengatakan, orang-orang Belanda pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1552 dibawah pimpinan Cornelius De Houtman yang mendarat di salah satu pelabuhan dan pusat kekuasaan di Nusantara saat itu yakni di Banten.

Sementara kolonialisme Belanda berakhir pada tahun 1942 ketika Hindia Belanda diserbu dan diduduki oleh bala tentara Jepang.

"Logikanya apakah masuk akal kalau dikatakan bahwa Belanda langsung berkuasa ketika mereka baru saja datang di Banten," katanya.

Fakta Menarik Tentang Bahasa Indonesia

March 29, 2011 Add Comment
Fakta-fakta berikut adalah fakta menarik tentang Bahasa Indonesia yang dimana kita sebagai putra-putri Bangsa Indonesia dapat bangga akan bahasanya sendiri. Merdeka !!!
Sejarah Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah varian bahasa Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern. Pada awal abad ke-20 perpecahan dalam bentuk baku tulisan bahasa Melayu mulai terlihat. Di tahun 1901, Indonesia (sebagai Hindia-Belanda) mengadopsi ejaan Van Ophuijsen dan pada tahun 1904 Persekutuan Tanah Melayu (kelak menjadi bagian dari Malaysia) di bawah Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson.
Ejaan Van Ophuysen diawali dari penyusunan Kitab Logat Melayu (dimulai tahun 1896) van Ophuijsen, dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. Dan Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai “bahasa persatuan bangsa” pada saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928
Bahasa Indonesia di luar negeri
Bahasa Indonesia juga menjadi bahasa kedua bagi penduduk Ho Chi Minh City yang merupakan ibu kota Vietnam. Di Australia, bahasa Indonesia telah menjadi bahasa populer keempat. Gambar di bawah ini merupakan pemetaan keberadaan Bahasa Indonesia (sumber : Wikipedia)
Pemetaan Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia di dunia maya
Bahasa Indonesia juga mendunia di dunia maya, buktinya wikipedia berbahasa Indonesia telah menduduki  peringkat 26 dari 250 wikipedia berbahasa asing di dunia dan peringkat 3 di asia setelah bahasa Jepang dan Mandarin, selain itu bahasa Indonesia menjadi bahasa 3 yang paling banyak digunakan dalam posting postingan di wordpress.
Peringkat Bahasa Indonesia di dunia
Bahasa Indonesia di dunia menduduki peringkat 3 dalam Bahasa tersulit di Asia dan peringkat ke 26 di dunia. Berikut beberapa nama bahasa dalam peringkat bahasa dunia :
1. Bahasa Ibrani (bahasa kaum Yahudi)
2. Bahasa Yunani
3. Bahasa Latin
4. Bahasa Jepang
5. Bahasa Korea

26. Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia juga dipelajari di luar negeri
Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Departemen Luar Negeri Andri Hadi pada rapat pleno Kongres IX Bahasa Indonesia. Saat ini ada 45 negara yang ada mengajarkan bahasa Indonesia, seperti Australia, Amerika, Kanada, Vietnam, dan banyak negara lainnya. Di Australia bahasa Indonesia menjadi bahasa populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa Indonesia. Bahkan, anak-anak kelas 6 sekolah dasar ada yang bisa berbahasa Indonesia.


Beberapa sumber :
  1. http://recyclearea.wordpress.com/2010/02/02/inilah-10-hal-yang-membuat-warga-indonesia-bangga/
  2. http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=47696
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Indonesia
  4. http://joyhomework.wordpress.com/2010/02/12/fakta-fakta-menarik-tentang-bahasa-indonesia/

Fakta-Fakta Unik tentang Indonesia

March 29, 2011 Add Comment
1. Proklamator Kemerdekaan

Semua orang sepertinya tahu bahwa Soekarno dan Hatta adalah yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Namun sampai tulisan ini dibuat, tidak ada nama jalan “Soekarno-Hatta” di Jakarta, kota tempat dibacakannya proklamasi. Nama mereka pun baru diabadikan menjadi nama bandara 40 tahun setelah Indonesia merdeka. Lebih parahnya lagi, pemerintah baru secara resmi menyematkan gelar “proklamator” kepada mereka pada tahun 1986, atau 16 tahun setelah Soekarno wafat.
2. Ibu Kota
Belum ada negara di dunia yang berganti ibu kota selama empat kali dalam kurun waktu relatif singkat kecuali Indonesia, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948), Bukittinggi (1948-1949), Jakarta (1950-sekarang).

3. Sepakbola
Sepakbola merupakan salah satu olahraga paling digemari di Indonesia, namun tim nasionalnya tidak pernah menang Piala Dunia FIFA. Hanya sekali tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera Indonesia, melainkan Hindia Belanda. Meskipun Indonesia memiliki jumlah penduduk paling banyak ke-4 di dunia dan Brazil di peringkat ke-5, namun prestasi sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.

4. Hutan
Indonesia terkenal dengan keanekaragaman hayatinya yang luas. Hutan Indonesia yang luasnya mencapai 138 juta hektar merupakan tempat hidup bagi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia dunia, dan 16% spesies burung dunia. Meskipun demikian, Guinness World Records pada tahun 2008 menyematkan rekor pada Indonesia sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutannya di dunia, yakni kehilangan 1,8 juta hektar hutan setiap tahun.

5. Pulau

Dengan 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Disinilah 3 dari 6 pulau terbesar di dunia berada : Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Namun jangan heran bahwa hampir 60% penduduknya tinggal di Pulau Jawa, padahal luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah Indonesia. Uniknya lagi, ada empat pulau yang kedaulatannya dikuasai bersama-sama dengan pemerintah negara tetangga. Pulau Kalimantan secara administratif dikuasai tiga pemerintahan yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Pulau Papua dikuasai Indonesia dan Papua Nugini. Pulau Timor dikuasai Indonesia dan Timor Leste, dan yang terakhir Pulau Sebatik dikuasai Indonesia dan Malaysia.
6. Angka
Penyebutan angka 1-9 dalam huruf Bahasa Indonesia mengandung misteri. Jika kita menjumlahkan dua angka yang huruf awalannya sama, maka hasilnya selalu sepuluh.
Berawalan S -> Satu + Sembilan = Sepuluh
Berawalan D -> Dua + Delapan = Sepuluh
Berawalan T -> Tiga + Tujuh = Sepuluh
Berawalan E -> Empat + Enam = Sepuluh
Bahkan Lima + Lima = Sepuluh
7. Latah

Latah merupakan penyakit syaraf yang gejalanya muncul ketika dikageti, atau tanpa sadar suka mengulangi perkataan atau gerakan orang lain. Selain di Indonesia, penyakit ini hanya ditemukan pada suku Ainu di Jepang, masyarakat gurun pasir di Gobi, dan sebuah suku di Perancis. Di Indonesia sendiri, awalnya penyakit ini hanya ditemui pada suku-suku di Pulau Jawa, Sumatera, dan pedalaman Kalimantan. Namun uniknya, lama-kelamaan latah di Indonesia dianggap keren dan menjadi trend, terutama di kalangan selebriti. Sebagian kaum selebriti memanfaatkan latah sebagai modal ketenaran atau ciri khas selaku entertainer.
8. Tanggal 17 Agustus

Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal itu, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.
9. Menteri Orang Indonesia Asli
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Hal itu karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum Indonesia merdeka (17 Agustus 1945). Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu.
“Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir. Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).

10. Ramah

Selain karena keindahan alamnya, banyak wisatawan mancanegara memuji keramahan orang Indonesia. Berdasarkan survey The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia. Indonesia, bersama Hongkong, juga dinobatkan sebagai negara yang terbaik dalam mengucapkan salam. Namun hal ini tidak diikuti dengan pengelolaan yang baik terhadap indutri pariwisatanya. Buruknya birokrasi dan tingginya tingkat korupsi juga sangat menakutkan bagi para investor untuk berbisnis di negara paling murah senyum ini.
11. Pusat Perbelanjaan
Jakarta sebagai ibu kota Indonesia memiliki tata ruang yang sangat sangat berantakan. Di kota ini berdiri 130 pusat perbelanjaan, terbanyak diantara kota-kota besar lainnya di seluruh dunia. Banyak wilayah di Jakarta yang tadinya direncanakan untuk kawasan hunian, konservasi, bahkan resapan air namun diubah menjadi pusat perbelanjaan.

12. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
Sampai tulisan ini dibuat, Indonesia merupakan satu-satunya negara yang pernah keluar dari PBB. Bergabung pertama kali tahun 1950 sebagai anggota ke-60 PBB, kemudian Indonesia menarik keanggotaannya pada tahun 1965. Soekarno, presiden Indonesia saat itu sangat berang dengan keputusan PBB mengakui kedaulatan Malaysia dan menjadikan Malaysia anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Lalu kemudian Soekarno mendirikan Conefo (Konferensi Negara-Negara Kekuatan Baru) sebagai tandingan PBB. Sebelum keluar dari PBB, Soekarno sempat menyampaikan pidato dengan berapi-api di Sidang Umum PBB yang isinya meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya ke luar Amerika Serikat. Bukan hanya pidatonya saja yang berhasil mendapat berkali-kali tepukan tangan, namun Soekarno juga sukses menyelenggarakan Ganefo (tandingan Olimpiade versi Conefo) yang diikuti 2.250 atlet dari 48 negara di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika Selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing. Saat-saat itulah terakhir kali Indonesia memiliki pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang paling disegani di seluruh dunia.

13. Hewan
Indonesia memiliki kekayaan fauna yang luar biasa. Hewan purba yang masih hidup di Indonesia adalah komodo, kadal terbesar di dunia dengan berat 90kg dan panjang 3 meter. Terdapat juga ikan terkecil di dunia sebesar nyamuk yang ditemukan di Sumatera. Di Sulawesi masih hidup primata terkecil di dunia yang mirip monyet yakni Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Di pulau yang sama ditemukan pula ular terpanjang di dunia sepanjang 10 meter yaitu Python Reticulates.

14. Suku & Bahasa

Indonesia merupakan negara yang memiliki suku bangsa terbanyak di dunia, dengan lebih dari 740 suku bangsa/etnis, maka dari itu tidak heran bahwa Indonesia juga merupakan negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yakni 583 bahasa dan dialek. Sadar bahwa bentrokan antar etnis sangat berpotensi terjadi, maka pendiri Republik ini menyepakati semboyan bangsa “Bhinneka Tunggal Ika” (yang artinya “Berbeda-beda tapi tetap satu juga”).
15. Ramalan Tentang Pemimpin
Indonesia termasuk negara yang kaya dengan dunia mistis alias gaib, termasuk soal ramal-meramal. Salah satunya tercatat nama Prabu Jayabaya, yang memerintah Kerajaan Kediri sekitar tahun 400-an Masehi. Dari sekian banyak ramalannya, yang sangat tersohor adalah ramalan tentang siapa orang yang akan memimpin Indonesia (baca: Presiden Indonesia).
Pemimpin pertama yakni Soekarno, digambarkan sebagai orang yang :
- memakai kopiah warna hitam (kethu bengi)
- sudah tidak punya ayah (yatim)
- suaranya menggelegar
- berkharisma
- bergelar serba mulia (Pemimpin Besar Revolusi dan Panglima Tertinggi ABRI)
- kebal terhadap berbagai senjata (sering lolos dari percobaan pembunuhan)
- punya kelemahan mudah dirayu wanita cantik
- tidak berdaya terhadap anak-anak kecil yang mengelilingi rumah beliau (mundurnya Soekarno karena di-demo para pelajar dan mahasiswa)
- sering mengumpat orang asing (anti imperialisme)
Pemimpin kedua yakni Soeharto, digambarkan sebagai orang yang :
- didukung oleh “Kartikapaksi” (ini lambang yang digunakan ABRI)
- memakai topi baja hijau atau tutup kwali lumuten (militer)
- kaya raya
- menjadi pemimpin dunia (Soeharto menggagas membentuk ASEAN, dimana konon menurut sejarahnya, ASEAN merupakan kesatuan dari kerajaan Majapahit)
- digantikan oleh “Raja dari negeri seberang” (Soeharto digantikan oleh BJ. Habibie yang berasal dari Nusa Srenggi, Sulawesi)
Setelah era kedua pemimpin tersebut, Jayabaya meramalkan akan muncul pemimpin yang digambarkan sebagai Raja yang :
- bergelar Satriya Piningit
- sudah tidak punya ayah-ibu
- telah lulus Weda Jawa
- bersenjatakan Trisula
karena ramalan-ramalan sebelumnya berupa kiasan, saya pun tidak mengerti siapa yang dimaksud dengan Satriya Piningit.
Ramalan Jayabaya yang tak kalah terkenalnya pula adalah 2 huruf akhir/sebagian kata nama pemimpin Indonesia yang dirangkum dalam sebuah kata NOTONOGORO. Dan hal itu sudah pula terbukti dengan 3 periode masa pemerintahan presiden Indonesia, yaitu: SoekarNO, SoeharTO, Susilo Bambang YudhoyoNO. Bagaimana dengan BJ Habibie, Megawati dan Gus Dur/Abdurahman Wahid?? 3 Presiden itu tidak dihitung karena tidak memerintah selama 1 masa pemerintahan penuh. Konon katanya seorang presiden yang akan menjadikan Indonesia makmur dan sejahtera, dipandang dunia dan dihormati adalah seorang presiden dengan huruf akhir “GO”. Siapakah dia?

Bandara di Indonesia Peringkat 2 Paling tepat Waktu di Dunia,,BENARKAH??

March 29, 2011 Add Comment
Unik tapi Fakta - Ditengah krisis kepercayaan dan prestasi ‘jam karet’ terhadap jadwal keberangkatan dan kedatangan moda angkutan di Indonesia, ternyata Bandara Internasional Sukarno-Hatta menduduki peringkat 2 dunia dalam urusan ketepatan waktu atau bahasa sononya World’s Most On-Time Airports di tahun 2009, demikian menurut ForbesTraveler.com. Indonesia cuma kalah (tipissss… :-) ) dari Jepang yang menduduki urutan Pertama. He he…. Siapa sih yang nggak kenal Jepang!. ckckckk

Namun prestasi ini sungguh luarbiasa, mengingat Indonesia melesat naik 6 tingkat dari tahun sebelumnya. Nah, ketepatan waktu ini dihitung dengan toleransi waktu 15 menit dari waktu perkiraan keberangkatan dan kedatangan. Soekarno-Hatta Cengkareng menduduki peringkat 2 di dunia yang paling tepat waktu dengan 86,7% indeks ketepatan waktu (84,2% untuk kedatangan dan 89,2% untuk keberangkatan), di bawah tempat pertama Haneda Airport, Tokyo – Jepang dan tepat di atas Bandar Udara Internasional Narita, juga di Tokyo – Jepang. Sedangkan Bandara Kebanggaan Malaysia, Kuala Lumpur International Airport menduduki peringkat 7.

Berikut urutan lengkapnya :

Peringkat 10: George Bush Intercontinental Airport


Bandara di Houston Texas hampir hanya digunakan untuk penerbangan domestik Amerika Serikat. 81,8 persen pendaratan dan 82,8 persen tinggal landas dilakukan tepat waktu.


Peringkat 9: Detroit Metropolitan Wayne County Airport


Bandara kecil dengan neraca ketepatan waktu sangat baik menurut majalah “Forbes Traveler”. Delapan puluh tiga persen tinggal landas dan pendaratan adalah tepat waktu.


Peringkat 8: Phoenix International Airport



Tahun lalu 40 penumpang menggunakan jasa bandara di daerah kaya sinar matahari, Arizona ini. Delapan puluh tiga persen pendaratan dan tinggal landas, tepat waktu.


Peringkat 7: Kuala Lumpur International Airport



Di bandara terpenting Malaysia, mendarat 86,1 persen pesawat tepat waktu. 81,5 persen lepas landas sesuai jadwal.


Peringkat 6: Minneapolis St. Paul International Airport



Bandara paling tepat waktu di luar Asia terletak di Minneapolis, Amerika Serikat. Rekor ketepatan waktunya berada pada nilai 84,8 persen kedatatangan dan 82,9 persen keberangkatan.


Peringkat 5: Suvarnabhumi Airport



Bandara internasional baru di Bangkok, Thailand masuk dalam jajaran terbaik untuk ketepatan waktunya. 82,9 persen pesawat mendarat dan 86 persen tinggal landas tepat waktu.


Peringkat 4: Incheon International Airport



Bandara di ibokota Korea Selatan, Seoul, merupakan bandara paling disukai di dunia menurut survey Skytrax. Data statistik ketepatan waktunya juga mengagumkan : kedatangan 86,8 persen, keberangkatan 82,8 persen.


Peringkat 3: Narita International Airport


Bandara internasional Tokyo ini memiliki statistik ketepatan waktu : 84,8 persen pendaratan dan 87,1 persen keberangkatan.


Peringkat 2: Soekarno-Hatta International Airport






Di negeri kepulauan ini, angkutan udara merupakan salah satu transportasi terpenting. Data statistik ketepatan waktu di bandara terbesar negeri tak kalah mencengangkan : 84,2 persen kedatangan dan 89,2 persen tinggal landas dilakukan tepat waktu.


Peringkat 1: Haneda Airport, Tokyo, Japan


Dan pemenang tahun ini berasal dari Jepang. 88,6 pesawat di bandara Tokyo yang sebagian besar merupakan penerbangan domestik mendarat tepat waktu. Bahkan 94,3 persen pesawat terbang sesuai jadwal.

Anda Bangsa Indonesia??Ini Dia 10 fakta Tentang Indonesia yang harus Anda Tahu

March 29, 2011 Add Comment
1. Tiga orang Presiden RI pertama memiliki bulan lahir yang sama, yaitu bulan juni. Bungkarno lahir 6 Juni 1901 (Bernama asli Kusno Sosrodihardjo). Pak Soeharto 8 Juni 1921. Sedangkan Pak Habibie 25 Juni 1936.





2. Istana Merdeka mulai dibangun pada tahun 1873 dan selesai pada tahun 1879. Istana tsb di rancang oleh arsitek Drossares dengan luas 6,8 hektar dan 16 jumlah anak tangga yg terdapat di bagian depan gedung.


3. Sebelum digunakan oleh pemerintah Indonesia, Istana Kepresidenan Bogor digunakan sbg rumah peristirahatn gubernur jenderal Belanda. Tercatat 44 orang gubernur jenderal Belanda pernah menjadi penghuni istana yang pada masa penjajahan bernama Istana Buitenzorg


4. Istana Kepresidenan Tampaksiring merupakan satu-satunya Istana RI yang dibangun setelah Indonesia Merdeka, tepatnya pada tahun 1957


5. WR. Soepratman, pencipta lagu kebangsaan wafat pada tgl 17 Agustus 1938. Tepat tujuh tahun sebelum proklamasi kemerdekaan RI dinyatakan


6. Lagu 'Indonesia Raya' di ciptakan pada tahun 1942 (ralat tahun 1924) dan dikumandangkan untuk pertama kalipada tanggal 28 Oktober 1928, tepatnya pada penutupan acara Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda.

7. Mobil dinas Kepresidenan RI yang pertama adalah mobil Buick keluaran tahun 1939 yang digunakan Alm. Bung Karno. Sedangkan Alm. Bung Hatta menggunakan mobil dinas De Soto

Buick

De Soto

8. Republik Gabon di Afrika Barat memiliki tanggal kemerdekaan yang sama dengan RI. Bedanya, Gabon merdeka pada tahun 1960


9. Rupiah dinyatakan sebagai mata uang nasional RI pada rgl 2 November 1949.


10. 21 jumlah dentuman meriam yang dibunyikan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala negara. Sedangkan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala pemerintahan di bunyikan 19 kali dentuman meriam.

yang merupakan hadiah dari pengusaha sekaligus pamannya, Djohan Djohor. Kedua mobil ini dpt dilihat di Gedung Joang '45, Jakarta

sumber: http://all-mistery.blogspot.com/2010/02/10-fakta-indonesia-yang-harusnya-anda.html